Minggu, 27 November 2011

Membuat Tabel Dengan HTML


LAKUKAN LANGKAH-LANGKAH BERIKUT :

  1. ketik program di bawah ini dengan notepad kemudian simpan dengan nama file tabel.html di folder yang telah kalian buat.
  2. panggil file tersebut di internet explorer
  3. SELAMAT MENCOBA MEMBUAT WEB DENGAN MENGGUNAKAN TABEL
<html>
<head>
<title>LATIHAN MEMBUAT TABEL HTML</title>
</head>
<body>
<body bgcolor=”pink”>
<table>
<tr>
<td><b>ty788</b></td>
</tr>
</table>
<table><!–untuk memulai membuat tabel–>
<table border=”8″><!–border tabel–>
<tr><!–memulai membuat baris–>
<td>1</td><!–mengisi data tabel dengan angka 1–>
<td>2</td><!–mengisi data tabel dengan angka 2–>
<td><b>3</b></td><!–mengisi data tabel dengan angka 3 dan tebal–>
<td>10</td><!–mengisi data tabel dengan angka 10–>
</tr><!–mengakhiri membuat baris–>
<tr bgcolor=”orange”><!–memulai membuat baris dengan warna orange–>
<td>4</td><!–mengisi data tabel dengan angka 4–>
<td>A</td><!–mengisi data tabel dengan huruf A–>
<td>6</td><!–mengisi data tabel dengan angka 6–>
<td>7</td><!–mengisi data tabel dengan angka 7–>
</tr><!–mengakhiri baris–>
<tr>
<td bgcolor=”yellow”>9</td>
<td>0</td>
<td>3</td>
<td bgcolor=”yellow”>6</td>
</tr>
</table>
<p>
<h3 align=”center”> Daftar Nilai</h3><!–judul tabel daftar nilai–>
<table border=”1″ align=”center”><!–memulai buat tabel dengan border bernilai 1–>
<tr>
<th>Nama</th><!–header tabel–>
<th>IPA</th><!–header tabel–>
<th>TIK</th><!–header tabel–>
<th>IPS</th><!–header tabel–>
</tr>
<tr>
<td>DONI WAHYUDI</td><!–mengisi data tabel–>
<td>67</td><!–mengisi data tabel–>
<td>78</td><!–mengisi data tabel–>
<td>60</td><!–mengisi data tabel–>
</tr>
<tr>
<td>DIDIK</td>
<td align=”center”><font color=”red”><b>67</b></font></td>
<td>45</td>
<td>76</td>
</tr>
</table>
<h4> ini vertikal</h4><!–membuat judul tabel–>
<table border=”1″>
<tr>
<th>nama</th>
<td>doni</td>
<td>joko</td>
</tr>
<tr>
<th>kelas</th>
<td>8 K</td>
<td>7 H</td>
</tr>
<tr>
<th>absen</th>
<td>90</td>
<td align=”center”>45</td>
</tr>
</table>
</body>
</html>

Sumber :tik789.wordpress.com

Kejahatan dalam dunia maya

Saat ini berbagai cara untuk dapat berinteraksi di “dunia maya” ini telah banyak dikembangkan. Salah satu contoh adalah lahirnya teknologi wireless application protocol (WAP) yang memungkinkan telepon genggam mengakses internet, membayar rekening bank, sampai dengan memesan tiket pesawat. Beberapa waktu lalu, sebuah perusahaan penyedia jasa akses internet di Indonesia, berencana untuk mengembangkan televisi digital virtual studio untuk wilayah Indonesia dan beberapa negara Asia lainnya (Bisnis Indonesia, 07/07/2000). Televisi digital yang rencananya akan menyajikan informasi terkini di bidang keuangan, bisnis, teknologi informasi dan pasar modal selama 24 jam ini menggunakan jaringan internet dan satelit sebagai media operasionalnya.

Melihat perkembangan ini, para pengamat dan pakar internet berpendapat bahwa saat ini internet sedang memasuki generasi kedua, yang mana ciri-ciri dan perbandingannya dengan internet generasi pertama adalah sebagai berikut:
Internet generasi I Internet generasi II
Tempat mengakses Di depan meja Di mana saja
Sarana Hanya PC Peralatan apapun yang bisa terhubung dengan internet
Sumber pelayanan Storefront Web e-service otomatis
Hubungan antar provider Persaingan ketat Transaksi
Lingkup aplikasi Aplikasi terbatas e-service modular
Fungsi IT IT sebagai asset IT sebagai jasa
Sumber: Bisnis Indonesia
Pada perkembangannya, ternyata penggunaan internet tersebut membawa sisi negatif, dengan membuka peluang munculnya tindakan-tindakan anti-sosial dan perilaku kejahatan yang selama ini dianggap tidak mungkin terjadi. Sebagaimana sebuah teori mengatakan: “crime is a product of society its self“, yang secara sederhana dapat diartikan bahwa masyarakat itu sendirilah yang melahirkan suatu kejahatan. Semakin tinggi tingkat intelektualitas suatu masyarakat, semakin canggih pula kejahatan yang mungkin terjadi dalam masyarakat itu.
Kejahatan yang lahir sebagai dampak negatif dari perkembangan aplikasi internet ini sering disebut sebagai cybercrime. Walaupun jenis kejahatan ini belum terlalu banyak diketahui secara umum, namun The Federal Bureau of Investigation (FBI) dalam laporannya mengatakan bahwa tindak kejahatan yang dapat dikategorikan sebagai cybercrime telah meningkat empat kali lipat sejak tiga tahun belakangan ini (Indonesian Observer, 26/06/2000), di mana pada tahun 1998 saja telah tercatat lebih dari 480 kasus cybercrime terjadi di Amerika Serikat ( http://emergency.com/cybrcm98.htm). Hal ini membuat lebih dari 2/3 warga Amerika Serikat memiliki perhatian serius terhadap perkembangan cybercrime, sebagaimana hasil polling yang dilakukan EDI, suatu perusahaan Amerika Serikat yang bergerak dibidang TI (Indonesian Observer, 26/06/2000).

sumber: http://elbertasia.wordpress.com

Selasa, 15 November 2011

Fungsi IF Nested untuk menentukan jurusan siswa

Kita coba lagi buat aplikasi dari fungsi IF untuk menentukan jurusan siswa. Supaya anda bisa tahu yang saya maksudkan bisa lihat keterangan tabel dan gambar di bawah ini.


Keterangan tabel: (anda bisa klik gambar untuk memperbesar ukurannya)
Sel B6 -> B9 adalah Kode jurusan (anda bisa latihan dengan kode lain)
Sel D6 adalah nama mahasiswa


Sel C6 akan diisi formula, hasil C6 akan mengacu ke sel B6


Isi sel C6 dengan formula berikut:
=IF(B6="MAT",("MATEMATIKA"),IF(B6="FIS",("FISIKA"),IF(B6="BIO",("BIOLOGI"),IF(B6="KIM",("KIMIA"),IF(B6="GEOFIS",("GEOFISIKA"),IF(B6="GEOGRAF",("GEOGRAFI"),IF(B6="ILK",("ILMU KOMPUTER"),IF(B6="INSTR",("INSTRUMENTASI & ELEKTONIKA"),"STATISTIK"))))))))

Copy formula C6 ke C7 sampai C14
hasilnya bisa tampak seperti di bawah ini



Jika anda ingin mendownload contoh file di atas dalam format xls, silahkan klik disini



Sumber : artikelkomputerku.blogspot.com

Fungsi IF (COUNTIF) Menghitung hasil ujian siswa

Dalam bahasan formula microsoft excel kali ini kita akan mencoba mempelajari tentang penggunaan fungsi IF dan COUNTIF sederhana untuk menghitung hasil ujian siswa.



Keterangan tabel
Kolom B (kode jawaban) diambil jawaban pada lembar ujian dari siswa (tiap siswa berbeda kalau tidak saling contek)
Kolom C (kode jawaban), pasti diambil dari yang buat soal ujian


Penulisan Formula:
sel D8 (untuk menghitung benar atau salah jawaban siswa) pakai fungsi IF
sel D9 sampai D17 (formulanya dikopi dari sel D8)

sel D19 (menghitung jumlah jawaban siswa yang benar)
sel D20 (menghitung jumlah jawaban siswa yang salah)


Sekarang coba mulai membuat formula di sel D8, isi dengan formula berikut:
=IF(B8=C8,("Benar"),"Salah")
Arti formula di atas adalah :
Jika nilai sel B8 sama dengan nilai sel C8, maka isi sel D8 dengan Benar
Jika nilai sel B8 tidaksama dengan nilai sel C8, maka isi sel D8 dengan Salah

Copy formula di atas ke sel D9 sampai D17

Selanjutnya isi sel D19 dengan formula:
=COUNTIF(D8:D17,"Benar")
Arti formula di atas kira-kira begini:
Lakukan pencacahan jika nilai sel dari range D8:D17 Benar (jika nilai dari range D8:D17 salah maka akan diabaikan)

Kemudian isi sel D20 dengan formula:
=COUNTIF(D8:D17,"Salah")
Arti formula di atas kira-kira begini:
Lakukan pencacahan jika nilai sel dari range D8:D17 Salah

Hasilnya bisa anda lihat di bawah ini



Jika anda ingin mendownload contoh file di atas dalam format xls, silahkan klik disini



Sumber : artikelkomputerku.blogspot.com

Menggunakan VLOOKUP untuk tabel yang beda sheet di excel 2003

Menggunakan VLOOKUP untuk tabel yang beda sheet di excel 2003

Fungsi Vlookup sangat berguna jika anda mempunyai tabel referensi (lihat sheet2)yang sering digunakan pada tabel kerja (lihat sheet1). Jika anda mengubah nilai pada tabel referensi maka anda tidak perlu mengubah nilai pada tabel kerja, karena otomatis akan berubah sendiri mengacu pada tabel referensinya. Hal ini sangat efektif jika anda mempunyai banyak baris (lebih dari puluhan baris).


Berikut ini prosedur membuat formula Vlookup di excel 2003:


1. Buat tabel referensi


vlookup excel 2003


2. Buat tabel kerja


fungsi vlookup
Pada sel B3 ketik rumus
=VLOOKUP(A3,Sheet2!$A$3:$C$6,2,0)
Pada sel C3 ketik rumus
=VLOOKUP(A3,Sheet2!$A$3:$C$6,3,0)


Jika data lebih dari baris ke 14, copy formula pada kolom B3 dan C3 sesuai kebutuhan.


Jika anda ingin mendownload contoh file di atas dalam format xls, silahkan klik disiniVLOOKUP Excel


Sumber : artikelkomputerku.blogspot.com

Formula fungsi IF untuk menghitung nilai mahasiswa di excel 2003

Dalam bahasan kali ini kita akan menggunakan formula penjumlahan, perkalian untuk menghitung nilai mahasiswa
Nilai = (20% Nilai Mid test)+(30% Nilai Praktikum)+(50% Nilai Final Test)


dan fungsi IF Nested (IF bersarang) untuk menentukan grade nilai
Jika Nilai >90 maka grade A
Jika Nilai >80 maka grade B
Jika Nilai >70 maka grade C
Jika Nilai >60 maka grade D
selain di atas grade E

1. Buat tabel seperti di bawah ini
Pada sel F5 ketik formula:
=(0.2*C5)+(0.3*D5)+(0.5*E5)
Tekan Enter

2. Arahkan mouse ke sudut kanan bawah sel F5, tunggu hingga tanda berubah menjadi tanda plus warna hitam, drag hingga sel F15


3. Hasilnya akan tampak seperti di bawah ini

4. Selanjutnya pada sel G5 untuk menghitung ketik formula:
=IF(F5>90,("A"),IF(F5>80,("B"),IF(F5>70,("C"),IF(F5>60,("D"),"E"))))
Tekan Enter
Copy (drag) formula , hasilnya akan tampak sepeti di bawah ini



Jika anda ingin mendownload contoh file di atas dalam format xls, silahkan klik disini if nested excel


Sumber :artikelkomputerku.blogspot.com

Formula fungsi IF untuk menghitung nilai mahasiswa di excel 2003

Dalam bahasan kali ini kita akan menggunakan formula penjumlahan, perkalian untuk menghitung nilai mahasiswa
Nilai = (20% Nilai Mid test)+(30% Nilai Praktikum)+(50% Nilai Final Test)


dan fungsi IF Nested (IF bersarang) untuk menentukan grade nilai
Jika Nilai >90 maka grade A
Jika Nilai >80 maka grade B
Jika Nilai >70 maka grade C
Jika Nilai >60 maka grade D
selain di atas grade E

1. Buat tabel seperti di bawah ini
Pada sel F5 ketik formula:
=(0.2*C5)+(0.3*D5)+(0.5*E5)
Tekan Enter

2. Arahkan mouse ke sudut kanan bawah sel F5, tunggu hingga tanda berubah menjadi tanda plus warna hitam, drag hingga sel F15


3. Hasilnya akan tampak seperti di bawah ini

4. Selanjutnya pada sel G5 untuk menghitung ketik formula:
=IF(F5>90,("A"),IF(F5>80,("B"),IF(F5>70,("C"),IF(F5>60,("D"),"E"))))
Tekan Enter
Copy (drag) formula , hasilnya akan tampak sepeti di bawah ini



Jika anda ingin mendownload contoh file di atas dalam format xls, silahkan klik disini if nested excel


Sumber :artikelkomputerku.blogspot.com

Dalam bahasan kali ini kita akan menggunakan formula penjumlahan, perkalian untuk menghitung nilai mahasiswa
Nilai = (20% Nilai Mid test)+(30% Nilai Praktikum)+(50% Nilai Final Test)


dan fungsi IF Nested (IF bersarang) untuk menentukan grade nilai
Jika Nilai >90 maka grade A
Jika Nilai >80 maka grade B
Jika Nilai >70 maka grade C
Jika Nilai >60 maka grade D
selain di atas grade E

1. Buat tabel seperti di bawah ini
Pada sel F5 ketik formula:
=(0.2*C5)+(0.3*D5)+(0.5*E5)
Tekan Enter

2. Arahkan mouse ke sudut kanan bawah sel F5, tunggu hingga tanda berubah menjadi tanda plus warna hitam, drag hingga sel F15


3. Hasilnya akan tampak seperti di bawah ini

4. Selanjutnya pada sel G5 untuk menghitung ketik formula:
=IF(F5>90,("A"),IF(F5>80,("B"),IF(F5>70,("C"),IF(F5>60,("D"),"E"))))
Tekan Enter
Copy (drag) formula , hasilnya akan tampak sepeti di bawah ini



Jika anda ingin mendownload contoh file di atas dalam format xls, silahkan klik disini if nested excel


Sumber :artikelkomputerku.blogspot.com